KKN TEMATIK POSDAYA MAKIN MARAK
Tanggal: 19 Apr 2010
Laporan: Prof Dr Haryono Suyono
 
Beberapa perguruan tinggi lain di pulau Jawa maupun di luar pulau Jawa sedang melakukan persiapan yang intensip untuk melaksanakan kegiatan mengajak mahasiswanya terjun langsung melaksanakan KKN sebagai wujud Tri Dharma Perguruan Tinggi di pedesaan. Arus yang sangat menarik ini adalah akibat dukungan yang sangat tinggi dari Kementerian Pendidikan Nasional, utamanya datang dari Wakil Menteri Pendidikan Nasional Prof. dr. Fasli Jalal, PhD. dan Direktur Pendidikan Tinggi, Dr. Ir. Illah Sailah, MS, yang sangat yakin bahwa kegiatan ini mempunyai dampak yang sangat tinggi terhadap kepekaan mahasiswa dan dosen pembimbing atas dukungan yang bisa diberikan kepada rakyat banyak dalam pembangunan.

Rektor IPB di Bogor memadukan kegiatan KKN Tematik Posdaya dengan kegiatan “Go to field” yang menjadi cita-cita dari perguruan tinggi ternama itu. Dalam kegiatan tersebut IPB melalui KKN Tematik Posdaya membantu beberapa desa di sekitar kampus mendirikan dan mengisi Posdaya di desa dan pedukuhan masing-masing, Ratusan mahasiswa diterjunkan untuk mendampingi dan membimbing keluarga setempat mengadakan lokakarya mini, semacam pertemuan silaturahmi antar keluarga untuk membentuk Posdaya dengan melengkapi kepengurusan yang dipilih secara musyawarah untuk mufakat. Dalam berbagai kegiatan belum pernah terjadi rebutan kepengurusan atau bahkan keluarga yang menentang upaya membangun kebersamaan tersebut.

Setelah Posdaya terbentuk, juga di Semarang oleh UNNES, kegiatan keluarga dalam Posdaya itu diarahkan pada upaya mengembangkan ketrampilan diantara keluarga muda. Keluarga muda yang umumnya mempunyai anak balita diberi kemudahan dengan mendirikan secara sederhana tempat bermain yang kemudian berkembang menjadi pusat Pendidikan Anak Usia Dini. Dengan demikian ibu-ibu muda yang biasanya sangat sibut mengurus dan mengawasi anak balitanya bermain, dengan adanya Posdaya yang mengembangkan PAUD merasa sangat tertolong dan dapat mengikuti berbagai kegiatan pelatihan. Melalui pelatihan ketrampilan tersebut ibu-ibu muda dapat mengikuti kegiatan magang kepada pengusaha lain. Melalui sistem magang itu mereka menjadi makin mahir dalam bidang wirausaha dan akhirnya bersama-sama bisa membuka usaha bersama dan atau membentuk koperasi.

Posdaya yang ada, dengan pendampingan mahasiswa KKN lebih lanjut dapat mengembangkan kegiatan sosial dan ekonomi lainnya. Salah satu yang menarik adalah mnat mahasiswa meneliti apakah di desa masih ada anak usia sekolah yang belum sekolah. Penelitian ini sekaligus untuk mengetahui apakah Wajib Belajar 9 Tahun sudah dituntaskan, karena penuhnya sekolah di desa itu belum tentu semua anak usia sekolah sudah sekolah. Kalau terdapat anak usia sekolah belum sekolah, maka dengan gotong royong keluarga di desa itu anak-anak tersebut ditolong untuk sekolah. Kegiatan lain nampak menonjol berupa pelatihan anak-anak SMP dan SMA setelah mereka pulang sekolah. Pelatihan ketrampilan merupakan antisipasi agar apabila anak-anak tersebut tidak bisa meneruskan sekolahnya sudah mahir dan dengan mudah masuk pasar kerja.

Rektor Universitas Negeri Gorontalo yang baru-baru ini melihat praktek itu di desa Cikarawang di Bogor, sekembalinya di Gorontalo merencanakan menggelar KKN Tematik Posdaya dengan mengikut sertakan sekitar 1500 mahasiswa dalam bulan Juni – Juli yang akan datang. Bahkan sedang direncanakan untuk mengajak 13 perguruan tinggi lainnya di seluruh Gorontalo. Kalau ajakan itu mendapat sambutan positip, tidak mustahil seluruh desa di Gorontalo dalam waktu singkat ini akan mengembangkan Posdaya untuk menuntaskan sasaran MDGs. Insya Allah. (Prof. Dr. Haryono Suyono, Ketua Yayasan Damandiri).
 
 
   
 
>> KELUARGA DUKUH TIGA MEMBENTUK POSDAYA NUSA INDAH
>> HUT Pertuni ke-44 dan Hari Braille se-Dunia ke-201
Bimbingan Teknologi IT untuk para Tunanetra agar dapat Berselancar di Dunia Maya
>> RAKYAT CIKARAWANG MERANGSANG KKS DI GORONTALO
>> BOALEMO MEMBANGUN DENGAN KASIH SAYANG
>> UNIVERSITAS KONSERVASI MENJAWAB TANTANGAN MASA DEPAN
>> MEMBANGUN JALAN SEJAHTERAKAN RAKYAT
>> MENGGUSUR KEMISKINAN BUKAN MENGGUSUR PENDUDUK MISKIN
>> GOTONG ROYONG SELESAIKAN GIZI BURUK
>> SEPAKAT POSDAYA TITIK SENTRAL PEMBANGUNAN DI PEDESAAN
>> AKU TIDAK MENDENGAR TETAPI HATIKU MENARI
>> MEMBANGUN EKONOMI KEBERSAMAAN
>> ORANG BUTA MEMBACA KOMPUTER
>> MEMBANGUN KEPEDULIAN SOSIAL BERSAMA PENGUSAHA
>> MEMBANGUN KEJAYAAN TAMAN SISWA
>> GERAKAN SADAR MENABUNG
  
 
 


DRadio 103.4 FM Online

Home | Profil | Kontak Kami | Buku Tamu
Redaksi Damandiri : redaksi@damandiri.or.id
Copyright © 2003 Damandiri.or.id
designed by Gemari Online
Streaming Radio DFM Jakarta

Gemari Online