MODEL EVALUASI PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS SMA
Tanggal: 15 Dec 2008
Laporan: SUHURI
 
Upaya untuk mengevaluasi hasil belajar bahasa Inggris selama ini telah dilaksanakan tetapi proses pembelajaran bahasa Inggris belum dievaluasi secara keseluruhan. Hasil pembelajaran bahasa Inggris dievaluasi secara terpisah dengan evaluasi proses pembelajaran bahasa Inggris selama ini sehingga penyebab atau hambatan yang dihadapi oleh guru bahasa Inggris dalam mengelola aktivitas pembelajaran di dalam kelas belum terungkap secara keseluruhan. Karena itu, proses dan output pembelajaran bahasa Inggris sangat perlu dievaluasi dalam satu kesatuan. Berdasarkan permasalahan di atas, penelitian ini bertujuan untuk membangun sebuah model evaluasi pembelajaran yang dapat memberikan informasi bagi pimpinan sekolah dan guru bahasa Inggris, baik dari segi isi, cakupan, format maupun waktu penyampaian serta bermanfaat bagi pembelajaran bahasa Inggris di jenjang SMA.

Oleh:
SUHURI
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA
2008


COVER

ABSTRAK

KATA PENGANTAR..

BAB I. PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Pesatnya komunikasi dan interaksi global telah menempatkan bahasa Inggris sebagai salah satu media yang mutlak kebutuhannya. Tanpa kemampuan berbahasa Inggris yang memadai, para lulusan SMA akan menghadapi banyak masalah dalam menjalin interaksi global tersebut. Crystal (2000: 1) menyatakan “English is a global language”. Pernyataan ini memiliki makna bahwa bahasa Inggris adalah bahasa global. Bahasa global ini digunakan oleh berbagai bangsa untuk berkomunikasi dengan bangsa di seluruh dunia. Karena salah satu bahasa internasional sebagai bahasa global yang banyak digunakan selama ini adalah bahasa Inggris, media pembelajaran dan pemahaman bahasa Inggris menjadi kebutuhan yang tidak dapat dihindari.

B. Rumusan Masalah
C. Tujuan Pengembangan
D. Spesifikasi Produk yang Diharapkan
E. Pentingnya Pengembangan
F. Asumsi dan Keterbatasan Pengembangan Asumsi Keterbatasan Pengembangan
G. Definisi Istilah
1. Model
2. Evaluasi
3. Evaluasi Pembelajaran.
4. Model Evaluasi Pembelajaran Bahasa Inggris

BAB II. KAJIAN PUSTAKA
A. Pembelajaran
Apakah yang dimaksud dengan belajar dan mengajar dan bagaimana mereka berinteraksi? Brown (2000: 7) menyarankan untuk mempertimbangkan kembali beberapa definisi tradisional. Kamus ‘masa kini’ mengungkapkan bahwa belajar adalah pemerolehan pengetahuan, (acquiring or getting of knowledge of a subject or a skill by study, experience, or instruction). Menurut Kimble dan Garmezy (Brown, 2000: 7) , “Learning is a relatively permanent change in a behavioral tendency and is the result of reinforced practice”. Demikian pula, mengajar, yang dinyatakan secara tidak langsung dalam definisi belajar pertama, dapat didefinisikan sebagai “showing or helping someone to learn how to do something, giving instructions, guiding in the study of something, providing with knowledge, causing to know or understand” (Brown, 2000: 7). Ahli kamus profesionalpun tidak dapat melambangkan definisi ilmiah lebih tepat. Definisi mencerminkan kesulitan untuk mendefinisikan konsep yang lain yang lebih kompleks seperti pembelajaran.

1. Hakikat Belajar
2. Pembelajaran
3. Perkembangan Bahasa
4. Pembelajaran Bahasa.
a. Pembelajaran Bahasa Komunikatif.
b. Komponen Fungsi Bahasa.
5. Pembelajaran Bahasa Inggris
6. Komponen Pembelajaran Bahasa Inggris
a. Proses Pembelajaran Bahasa Inggris
1) Kinerja Guru Bahasa Inggris
2) Kepribadian Guru Bahasa Inggris
3) Perilaku Siswa
4) Fasilitas Pembelajaran
b. Output Pembelajaran Bahasa Inggris siswa

B. Evaluasi
1. Pengertian Evaluasi
2. Evaluasi Program
a. Definisi Program
1) Evaluasi Internal
2) Evaluasi Eksternal
3. Evaluasi Pembelajaran

C. Penilaian
Penilaian Alternatif
Pengamatan dan Penilaian

D. Tes Bahasa Inggris
1. Ciri-ciri Tes yang Baik
Sahih (Valid)
Andal (Reliable)
Objektif (Objective)
Praktis (Practical)
Ekonomis (Economical)
2. Tes Standar

E. Kajian Penelitian yang Relevan

F. Kesimpulan dari 20 Kajian Penelitian yang Relevan

G. Evaluasi Model Kirkpatrick
1. Evaluasi Reaksi
2. Evaluasi Belajar
3. Evaluasi Perilaku
4. Evaluasi Hasil
5. Kelebihan dan Kekurangan Model Kirkpatrik

H. Kerangka Pikir
1. Diagram Model EPBI
2. Komponen Model EPBI
3. Indikator Proses dan Output Pembelajaran Bahasa Inggris
a. Kinerja Guru Bahasa Inggris.
b. Kepribadian Guru Bahasa Inggris
c. Perilaku Siswa
d. Fasilitas Pembelajaran
e. Output Pembelajaran Bahasa Inggris Siswa.
4. Kelebihan dan Keterbatasan Model EPBI

I. Pertanyaan Penelitian

BAB III. METODE PENELITIAN
A. Model Pengembangan
Manusia diciptakan dengan kodrat bahwa ia selalu ingin mengetahui tentang alam sekitarnya. Hasrat ingin tahu inilah yang mendorong peneliti melakukan berbagai upaya, berupa kegiatan pengumpulan data, informasi, pengamatan, penilaian dan evaluasi. Supaya penelitian ini dapat menghasilkan kesimpulan yang bermakna, mengandung manfaat, peneliti berusaha membangun ‘model pengembangan’’ yang dipakai dalam penelitian ini. Tudiver et al (1992: 127) menyatakan , “Here in lie the seeds of concept that may one day blossom into scientific theories”.

B. Prosedur Pengembangan
1. Tahap Awal
2. Tahap Desain
3. Tahap Ujicoba dan Revisi
4. Tahap Implementasi

C. Ujicoba Produk
1. Desain Ujicoba
2. Subjek Coba
3. Jenis Data
4. Instrumen Pengumpulan Data
Tes.
Angket
Observasi
5. Teknik Analisis Data

BAB IV. HASIL PENGEMBANGAN
A. Data Ujicoba Model EPBI
Model evaluasi pembelajaran bahasa Inggris (EPBI) dikembangkan melalui tiga tahap, yaitu ujicoba pertama, ujicoba kedua, dan ujicoba tahap ketiga (implementasi). Setiap tahap ujicoba, responden diminta untuk memberi komentar tentang model EPBI. Berdasarkan ketiga tahap pengembangan tersebut, diperoleh hasil sebagai berikut ini.

1. Kejelasan Instrumen Proses Pembelajaran Bahasa Inggris
2. Model Pengukuran Proses Pembelajaran Bahasa Inggris
Kinerja Guru Bahasa Inggris
Kepribadian Guru Bahasa Inggris
Perilaku Siswa
Fasilitas pembelajaran bahasa Inggris
Uji Model Proses Pembelajaran Bahasa Inggris
3. Kejelasan Instrumen Output Pembelajaran Bahasa Inggris
4. Model Pengukuran Output Pembelajaran Bahasa Inggris
5. Model Evaluasi Pembelajaran Bahasa Inggris
6. Panduan Evaluasi Pembelajaran Bahasa Inggris

B. Analisis Data
1. Kejelasan Instrumen Proses Pembelajaran
2. Model Pengukuran Proses Pembelajaran Bahasa Inggris
Kinerja Guru Bahasa Inggris
Kepribadian Guru Bahasa Inggris
Perilaku Siswa
Fasilitas Pembelajaran Bahasa Inggris
Proses Pembelajaran Bahasa Inggris
3. Kejelasan Instrumen Output Pembelajaran Bahasa Inggris
4. Model Pengukuran Output Pembelajaran Bahasa Inggris
5. Model Evaluasi Pembelajaran Bahasa Inggris
Deskriptif Model Evaluasi Pembelajaran Bahasa Inggris
Uji Linearitas
Analisis Evaluasi model EPBI
6. Panduan Evaluasi Pembelajaran Bahasa Inggris

C. Revisi Produk
Komponen Model Evaluasi
Instrumen Pengumpulan Data
Panduan Evaluasi Pembelajaran Bahasa Inggris
Format Laporan Hasil Evaluasi Pembelajaran Bahasa Inggris

D. Kajian Produk Akhir
1. Karakteristik Model EPBI
2. Kelebihan Model EPBI
3. Keterbatasan Model EPBI

BAB V. KESIMPULAN DAN REKOMENDASI
A. Kesimpulan
Penelitian pengembangan Model Evaluasi Pembelajaran Bahasa Inggris ini dilakukan mulai dari penyusunan desain model evaluasi, pengembangan instrumen pengukuran proses pembelajaran dan output pembelajaran bahasa Inggris, penyusunan panduan evaluasi serta penerapan model evaluasi untuk mengetahui kesesuaian model evaluasi yang dikembangkan. Berdasarkan hasil analisis data, penelitian pengembangan ini dapat disimpulkan hal-hal berikut ini.

Rekomendasi

DAFTAR PUSTAKA

LAMPIRAN 1

LAMPIRAN 2

LAMPIRAN A-1

LAMPIRAN A-2

LAMPIRAN A-3

LAMPIRAN Instrumen 1
LAMPIRAN Instrumen 2
LAMPIRAN Instrumen 3
LAMPIRAN Instrumen 5
LAMPIRAN Instrumen 6

LAMPIRAN Jurnal 1
LAMPIRAN Jurnal 2
TEST LISTENING (Audio)
 
 
   
 
>> KONTRIBUSI MOTIVASI DAN IKLIM KOMUNIKASI KELAS TERHADAP HASIL BELAJAR KIMIA PADA PESERTA DIDIK SMA NEGERI 1 JOGONALAN KLATEN
>> KONTRIBUSI BUDAYA MASYARAKAT DAN PERGAULAN TEMAN SEBAYA TERHADAP PERILAKU SOSIAL SISWA DI SMA NEGERI 1 KARANGNONGKO KLATEN
>> POLA PENGAMBILAN KEPUTUSAN KEPALA SEKOLAH DI SMP NEGERI 2 CAWAS KABUPATEN KLATEN
>> KONTRIBUSI FASILITAS BELAJAR DAN MOTIVASI BERPRESTASI TERHADAP HASIL BELAJAR KIMIA PADA SISWA SMA NEGERI 1 KARANGNONGKO KABUPATEN KLATEN
>> PENGELOLAAN HUTAN BERSAMA MASYARAKAT MELALUI LEMBAGA MASYARAKAT DESA HUTAN (LMDH) (Suatu Kajian Penguatan Kapasitas LMDH dan Peningkatan Efektivitas PHBM di Desa Glandang, Kecamatan Bantarbolang, Kabupaten Pemalang)
>> MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MENCARI INFORMASI DALAM PENINGKATAN KEMANDIRIAN KEMAMPUAN BERAPRESIASI DI SMA NEGERI 1 JOGONALAN KLATEN
>> KINERJA KEPALA SEKOLAH SMA NEGERI I KLATEN DALAM IMPLEMENTASI MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH
>> STRATEGI PENINGKATAN MOTIVASI KERJA APARATUR DALAM PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN (STUDI KASUS DI KECAMATAN SINGKAWANG TENGAH)
>> PENGEMBANGAN SILABUS DAN PENILAIAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA DI SMA NEGERI 1 KLATEN
>> DAMPAK INDUSTRIALISASI PERTANIAN TERHADAP KINERJA SEKTOR PERTANIAN DAN KEMISKINAN PERDESAAN : MODEL CGE RECURSIVE DYNAMIC
>> STUDI TENTANG KEPUASAN SISWA DITINJAU DARI UNJUK KERJA GURU, FASILITAS PEMBELAJARAN DAN KESELAMATAN KERJA SISWA DI SMK NEGERI 1 NGAWEN GUNUNGKIDUL
>> DAMPAK KEBIJAKAN MIGRASI TERHADAP PASAR KERJA DAN PEREKONOMIAN INDONESIA
>> DINAMIKA KOMUNITAS MEIOFAUNA INTERSTISIAL DI PERAIRAN SELAT DOMPAK KEPULAUAN RIAU
>> MODEL PENGEMBANGAN WILAYAH DENGAN PENDEKATAN AGROPOLITAN (STUDI KASUS KABUPATEN BANYUMAS )
>> KAJIAN TINGKAH LAKU, DISTRIBUSI DAN KARAKTER SUARA LUMBA-LUMBA DI PERAIRAN PANTAI LOVINA BALI DAN TELUK KILUAN LAMPUNG
  
 
 




Home | Profil | Kontak Kami | Buku Tamu
Redaksi Damandiri : redaksi@damandiri.or.id
Copyright © 2003 Damandiri.or.id
designed by Gemari Online
Streaming Radio DFM Jakarta

Gemari Online