PENGEMBANGAN MODEL PEMBINAAN ANAK JALANAN MELALUI RUMAH SINGGAH DI JAWA TIMUR
Tanggal: 26 Oct 2005
Laporan: DWI ASTUTIK, S.Ag
 
Keberadaan anak jalanan semakin marak semenjak krisis moneter berlangsung pada tahun 1997, ditambah dengan terungkapnya kasus KKN. Hal ini berdampak pada tingginya nilai jual kebutuhan pokok, banyak orang di PHK, masalah pengangguran tak terelakkan, karena kondisi ekonomi tidak stabil-tidak diragukan lagi bermunculan kasus perceraian, dan sebagainya. Kondisi ini semakin terpuruk dengan terjadinya bencana alam dan kasus pengungsi akibat perang antar suku. Semuanya berakibat buruk pada nasib anak. Banyak anak yatim, yatim piatu, keterlantaran, kekerasan, eksploitasi anak di bidang ekonomi dan bahkan pelecehan seksual terhadap anak perempuan, sodomi dan masih banyak perlakuan salah lainnya yang menimpa pada anak-anak. Kondisi ini menunjukkan bahwa bangsa Indonesia tidak hanya mengalami masalah krisis ekonomi saja akan tetapi lebih buruk lagi mengalami masalah krisis moral. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan model pembinaan anak jalanan yang diterapkan selama ini melalui rumah singgah dan untuk mengetahui model pembinaan yang tepat sesuai kebutuhan dan harapan anak jalanan serta pengembangannya.

Oleh:
DWI ASTUTIK, S.Ag
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS AIRLANGGA
SURABAYA
2005

SAMPUL DEPAN
Sampul Dalam
Prasyarat Gelar
Persetujuan
Penetapan Panitia
Ucapan Terima Kasih
Ringkasan
Summary
Abstract
DAFTAR ISI
DAFTAR TABEL
DAFTAR GAMBAR
DAFTAR LAMPIRAN

BAB 1. PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah Penelitian
Perkembangan sosial budaya, politik, ekonomi, teknologi, serta pertumbuhan penduduk yang cukup cepat, langsung atau tidak langsung, telah mempengaruhi tatanan nilai dan budaya suatu bangsa. Secara material arus pertumbuhan dan perkembangan tersebut seolah-olah berjalan dengan mulus dan menjadi kebanggaan suatu bangsa.

1.2 Rumusan Masalah Penelitian
1.3 Tujuan Penelitian
1.4 Manfaat Penelitian

BAB 2. TINJAUAN PUSTAKA
2.1 Penelitian Terdahulu
Sebagai bahan pertimbangan dalam penelitian ini akan dicantumkan beberapa penelitian terdahulu yang telah dilakukan oleh peneliti lain.
Penelitian yang dilakukan oleh Karnaji 1999, dengan judul Anak Jalanan dan Upaya Penanganannya di Kota surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan hasil yang menggambarkan karaketeristik anak jalanan yang heterogen dan adanya alternatif untuk menyusun pengembangan dan kebijakan untuk mengatasinya yang disesuaikan dengan karakteristik anak jalanan yang ada di Surabaya.

2.2 Tinjauan Teoritis
2.2.1 Pengertian dan Karakteristik Anak Jalanan
2.2.2 Faktor-Faktor Penyebab Timbul dan Tumbuhnya Gejala Anak Jalanan
2.2.3 Proses Terjadinya Anak Jalanan
2.2.4 Potensi Anak Jalanan dan Peluang
2.2.5 Kelemahan Anak Jalanan dan Hambatan
2.2.5.1 Teori Radikalisme
2.2.5.2 Kaum Marginal dan Teori Marginalitas
2.2.5.3 Teori Kemiskinan
2.2.6 Hak Anak Dalam Konsep HAM
2.2.6.1 Konvensi Hak Anak (KHA)
2.2.6.2 Pihak-Pihak yang Berkaitan dengan KHA
2.2.6.3 Pelanggaran Hak Anak
2.2.7 Konsep dan Pendekatan Upaya Penanganan Anak Jalanan
2.2.8 Model Penanganan Anak Jalanan

BAB 3. KERANGKA PIKIR PENGEMBANGAN MODEL
Pada semua penelitian jenis apapun pasti diperlukan kerangka pikir sebagai pijakan dalam menentukan arah penelitian, hal ini menghindari terjadinya perluasan bidang garapan yang mengakibatkan penelitian semakin tidak terfokus.

BAB 4. METODE PENELITIAN
4.1 Jenis Penelitian
Menurut pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pendekatan kualitatif ini diambil karena dalam penelitian ini sasaran atau obyek penelitian dibatasi agar data-data yang diambil dapat digali sebanyak mungkin serta agar dalam penelitian ini tidak dimungkinkan adanya pelebaran obyek penelitian. Penelitian dilakukan langsung di lapangan, rumusan masalah juga di temukan dilapangan, juga memungkinkan berubah-ubah sesuai data yang ada sehingga akan ditemukan sebuah teori baru di tengah lapangan.

4.2 Teknik Pemilihan Informan
4.3 Batasan Konseptual
4.4 Instrumen Pengumpulan Data Penelitian
4.5 Prosedur Pengumpulan Data
4.5.1 Jenis dan Sumber Data
4.5.2 Teknik Pengumpulan Data
4.6 Cara Pengolahan dan Analisis Data

BAB 5. ANALISIS HASIL PENELITIAN
5.1 Gambaran Umum Rumah Singgah di Jawa Timur
5.2 Bentuk Pelaksanaam Model Pembinaan Anak Jalanan Melalui Rumah Singgah Yang Ada
Secara umum rumah singgah di Jawa Timur mempunyai latar belakang dan program pembinaannya antara satu dengan yang lainnya hampir sama. Kesamaan ini dianalisa dan dipandang dari sudut kondisi kebutuhan anak jalanan yakni kondisi fisik dan rohani yang kurang berdaya atau bahkan dikatakan tidak berdaya karena memang tidak diberdayakan dan tidak ada yang dipakai untuk memberdayakan. Jadi implementasi program pada rumah singgah di Jawa Timur ini fokusnya pada pemberdayaan baik untuk anak jalanan, orangtua atau keluarga anak jalanan serta masyarakat yang ada disekitar anak jalanan dengan harapan masyarakat dapat memahami kondisi anak jalanan dan selanjutnya akan mendukung segala program yang direalisasikan oleh rumah singgah tersebut.

5.2.1 Rumah Singgah A
5.2.2 Rumah Singgah B
5.2.3 Rumah Singgah C
5.2.4 Rumah Singgah D
5.2.5 Rumah Singgah E
5.2.6 Rumah Singgah F
5.2.7 Rumah Singgah G
5.2.8 Deskripsi Umum Bentuk Pelaksanaan Rumah Singgah di Jawa Timur
5.3 Model Pembinaan yang Ideal Bagi Anak Jalanan Melalui Rumah Singgah
5.3.1 Kapasitas Rumah Singgah
5.3.2 Profil Anak Jalanan Yang Akan di Bina
5.3.3 Fasilitas Rumah Singgah
5.3.4 Sistem Pendanaan Rumah Singgah
5.3.5 Manajemen Rumah Singgah
5.3.6 Pembinaan Yang Ideal bagi Anak Jalanan Melalui Rumah Singgah

BAB 6. PEMBAHASAN
6.1 Pengembangan Model Pembinaan Anak Jalanan di Jawa Timur berdasarkan Analisa SWOT
Dalam merancang sebuah program akan nampak ideal jika diketahui terlebih dahulu adanya kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman / hambatan yang dalam hal ini biasa dikenal dengan Analisa SWOT. Kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman ini jika difahami dan dijadikan dasar pijakan akan didapat solusi yang tepat dalam mendapatkan sebuah perencanaan yang strategis. Jika dikaitkan dengan masalah mencari model pembinaan bagi anak jalanan maka didapatkan sebuah perencanaan strategis layanan dalam bentuk model pembinaan yang tepat bagi sasaran program yakni anak jalanan.

6.2 Pengembangan Model Pembinaan Anak Jalanan di Jawa Timur berdasarkan Kebutuhan dan Harapan Anak Jalanan

BAB 7. SIMPULAN DAN SARAN
7.1 Simpulan
Program pembinaan anak jalanan selama ini melalui rumah singgah di wilayah Jawa Timur berjalan sesuai standart layanan dari Dinas Sosial Propinsi Jawa Timur. Dan terdapat variasi konsep dan pendekatan sesuai kebutuhan kondisi dilapangan dan daerah setempat. Karena mustahil jika seluruh rumah singgah yang ada hanya kaku mengikuti standart layanan yang ditentukan dari Dinas terkait. Dari variasi konsep dan pendekatan yang muncul sesuai kebutuhan kondisi dilapangan tersebut diharapkan akan memunculkan pengembangan model pembinaan.

7.2 Saran

DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN-LAMPIRAN
DAFTAR TABEL
Tabel 2.1 Ciri-Ciri Fisik dan Psikis
Tabel 4.1 Kondisi Pembangunan Jawa Timur
Tabel 6.1 Beberapa Kombinasi Valensi, Harapan dan Instrumentalitas

DAFTAR GAMBAR
Gambar 2.1 Keterkaitan Pihak-Pihak dalam Konteks KHA
Gambar 2.2 Beberapa Alternatif Tempat Rujukan
Gambar 4.1 Proses
Gambar 5.1 Standar Layanan Anak Jalanan
Gambar 6.1 Analisa SWOT
Gambar 6.2 Hirarki Kebutuhan Manusia Menurut Maslow
 
 
   
 
>> ANALISIS TERHADAP KEPEMIMPINAN PEREMPUAN DALAM BIROKRASI PEMERINTAHAN (Studi Terhadap Kepemimpinan Perempuan di Kabupaten Tuban Jawa Timur)
>> PENGEMBANGAN MODEL PENILAIAN KINERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL PADA KANTOR BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH DAN DINAS DI LINGKUP PERTANIAN KABUPATEN SAMPANG
>> ANALISIS HUBUNGAN KONSEP DIRI DENGAN FAKTOR KETURUNAN DAN GAJI YANG DITERIMA OLEH TENAGA PERAWAT DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KABUPATEN LUMAJANG
>> PENGARUH PENGGUNAAN PERALATAN KIT IPA DALAM PEMBELAJARAN IPA TERHADAP PRESTASI BELAJAR IPA SISWA SD NEGERI DI KECAMATAN PURWOREJO KOTA PASURUAN JAWA TIMUR
>> PENGARUH PROGRAM BUSINESS DEVELOPMENT SERVICES (BDS) TERHADAP KINERJA PENGELOLA USAHA KECIL MENENGAH (UKM) DI JAWA TIMUR
>> PENGENDALIAN HAMA BELALANG KEMBARA (Locusta migratoria) DENGAN MENGGUNAKAN GELOMBANG ULTRASONIK DI KALIMANTAN BARAT
>> PERAN DANA KUKESRA DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN USAHA ANGGOTA KELOMPOK UPPKS DI DESA TAWANGSARI KECAMATAN TERAS KABUPATEN BOYOLALI
>> Analisis Karakteristik Individu dan Karakteristik Organisasi Terhadap Peingembangan Karir Pegawai (Studi Kasus pada Kanwil VII Direktorat Jenderal Bea dan Cukai)
>> PENGEMBANGAN MODEL DATABASE SEBAGAI PENENTUAN INSENTIF BERBASIS PRESTASI KERJA STAF ADMINISTRASI DI LINGKUNGAN REKTORAT ITS
>> PENGARUH MOTIVASI KERJA DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA PEKERJA SOSIAL PADA UNIT PELAKSANA TEKNIS DINAS SOSIAL PROPINSI JAWA TIMUR
>> KOMITMEN ORGANISASI POLITIK PADA PARTISIPASI PEREMPUAN DI TINGKAT JAWA TIMUR
>> BUDAYA KERJA, KEMAMPUAN DAN KOMITMEN PEGAWAI NEGERI SIPIL DI BIRO KEPEGAWAIAN SEKRETARIAT DAERAH PROVINSI JAWA TIMUR
>> FAKTOR - FAKTOR DETERMINAN YANG MEMPENGARUHI PEMBERDAYAAN EKONOMI KELUARGA PADA PROGRAM GERDU TASKIN DI KABUPATEN JOMBANG
>> PENGEMBANGAN MODEL PENDIDIKAN BERBASIS KOMPETENSI DI PONDOK PESANTREN SUNAN DRAJAT LAMONGAN
>> PENGARUH STRES KERJA TERHADAP MOTIVASI KERJA DAN KINERJA KARYAWAN PT. H.M. SAMPOERNA Tbk SURABAYA
  
 
 


DRadio 103.4 FM Online

Home | Profil | Kontak Kami | Buku Tamu
Redaksi Damandiri : redaksi@damandiri.or.id
Copyright © 2003 Damandiri.or.id
designed by Gemari Online
Streaming Radio DFM Jakarta

Gemari Online