ANALISIS TERHADAP KEPEMIMPINAN PEREMPUAN DALAM BIROKRASI PEMERINTAHAN (Studi Terhadap Kepemimpinan Perempuan di Kabupaten Tuban Jawa Timur)
Tanggal: 25 Oct 2005
Laporan: Abdullah Faiq
 
Kepemimpinan perempuan menjadi isu publik yang selalu diperbincangkan, dan telah memancing polemik dan debat antara yang pro dan kontra terhadap pemimpin perempuan dalam sebuah negara, kendatipun pengakuan atas hak dasar kemanusiaan tampak mengalami peningkatan yang signifikan diberbagai belahan dunia. Pengakuan ini juga berlaku atas hak perempuan sebagaimana yang sejajar dengan laki-laki.
Doktrin Agama seringkali dijadikan untuk membenarkan tindakan tidak adil dan bahkan tindakan kekerasan terhadap kaum perempuan. Doktrin Agama dianggap sebagai sesuatu yang baku dan tidak bisa ditafsirkan, sehingga posisi marginal perempuan dalam Agama dianggap takdir yang tidak dapat diubah. Selain Agama, budaya juga mempengaruhi terbentuknya struktur dan sosial politik yang timpang di masyarakat, sehingga perempuan yang pada posisi lemah hanya bisa bertahan dalam budaya patriarkhi.

Oleh:
Abdullah Faiq
Program Pasca Sarjana
Universitas Airlangga Surabaya

HALAMAN SAMPUL
UCAPAN TERIMA KASIH
RINGKASAN
ABSTRACT

BAB 1 PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Realitas menunjukkan bahwa peristiwa sejarah banyak dipengaruhi oleh persoalan kepemimpinan. Keberhasilan manajemen pemerintahan akan ditentukan oleh efektivitas kepemimpinannya, sehingga kepemimpinan atau leadership dapat dikatakan inti dari manajemen pemerintahan. Kepemimpinan merupakan sebuah proses yang saling mendorong melalui keberhasilan interaksi dari perbedaan individu, mengontrol daya manusia dalam mengejar tujuan bersama (Inu Kencana, 2003).

BAB 2 KAJIAN PUSTAKA
Dalam bab ini akan dijelaskan mengenai konsep-konsep kepemimpinan dan hubungannya dengan teori kepemimpinan yang dijadikan rujukan atau referensi kaum perempuan, yaitu beberapa tulisan para ilmuan dan beberapa pemaknaan teks al-Qur`an maupun hadits Nabi SAW. dan fakta sejarah pada masa awal Islam berkembang. Disamping itu, akan diuraikan pula proses pemaknaan mereka terhadap kepemimpinan politik dan apa implikasi terhadap langkah mereka dalam pemimpin publik. Berkaitan dengan hal di atas, maka akan dijelaskan wujud-wujud tindakan riil yang mereka hasilkan, dalam rangka memimpin masyarakat.

BAB 3 KERANGKA KONSEPTUAL DAN HEPOTESIS
3.1. Kerangka Konseptual
Adapun pemikiran yang melandasi pembuatan kerangka konseptual adalah bahwa setiap manusia mempunyai kualitas kemampuan yang sama. Keberhasilan dalam memimpin pemerintahan tergantung pada pengetahuan, kualitas, dan kredibilitas masing-masing. Apabila seseorang mempunyai kemampuan, kualitas dan kredibilitas yang tinggi, maka mereka akan mampu menjadi seorang pemimpin pemerintahan yang baik. Kemampuan, kualitas dan kredibilitas yang dimiliki seorang pemimpin dan sistem kepemimpinannya akan menentukan berhasil dan tidaknya mereka.

BAB 4 METODE PENELITIAN
4.1. Rancangan Penelitian
Untuk mengetahui terhadap kepemimpinan perempuan dalam berokrasi pemerintahan, maka terlebih dahulu akan dijelaskan tentang berbagai hal yang berkaitan dengan latar belakang dipergunakannya metode kuantitatif dalam penelitian. Dalam metode kuantitatif, penelitian ini mengunakan penelitian observasional dengan pendekatan survai.

BAB 5 ANALISA DATA PENELITIAN
5. 1. Keadaan Umum Kabupaten Tuban
5.1.1. Sejarah Kabupaten Tuban
Tersebutlah kisah, tatkala itu Raden ARYA DANDANG WACANA sedang membuka tanah yang masih berupa hutan bamboo yang bernama Papringan, tanpa diduga-duga sebelumnya muncullah sebuah keajaiban dengan keluarnya air yang dalam istilah jawa disebut (me Tu) dan (Ban yune), dan jika dirangkaikan menjadi TUBAN.

BAB 6 PEMBAHASAN
Pada bab ini akan membahas dan menjelaskan hasil dan analisis pengujian terhadap hipotesis yang telah diajukan. Penjelasan secara diskripsi tentang hasil pnelitian ini menekankan pada hasil penelitian dengan menganalisis angka yang telah tersedia untuk dikaji secara teori maupun berdasarkan fenomena yang ada sehingga dapat diketahui seberapa jumlah pengaruh dari variabel bebas terhadap variable terikat.

BAB 7 KESIMPULAN DAN SARAN

Kesimpulan
Dari hasil penelitian yang sudah dilakukan maka kesimpulan yang dapat diambil adalah :
1. Hasil pengujian statistik dengan menggunakan uji F menunjukkan ada pengaruh gaya kepemimpinan, faktor sosial, agama, budaya secara bersama sama terhadap prestasi kerja Bupati di Kabupaten Tuban, namun hanya 29,1 % perubahan variabel Y disebabkan oleh perubahan variabel X1 sampai X4. Sedangkan sisanya yaitu 70,9 % disebabkan oleh variabel lain yang tidak masuk dalam model.

Lampiran 1
Lampiran 2
Lampiran 3
Lampiran 4
 
 
   
 
>> PENGEMBANGAN MODEL PENILAIAN KINERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL PADA KANTOR BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH DAN DINAS DI LINGKUP PERTANIAN KABUPATEN SAMPANG
>> ANALISIS HUBUNGAN KONSEP DIRI DENGAN FAKTOR KETURUNAN DAN GAJI YANG DITERIMA OLEH TENAGA PERAWAT DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KABUPATEN LUMAJANG
>> PENGARUH PENGGUNAAN PERALATAN KIT IPA DALAM PEMBELAJARAN IPA TERHADAP PRESTASI BELAJAR IPA SISWA SD NEGERI DI KECAMATAN PURWOREJO KOTA PASURUAN JAWA TIMUR
>> PENGARUH PROGRAM BUSINESS DEVELOPMENT SERVICES (BDS) TERHADAP KINERJA PENGELOLA USAHA KECIL MENENGAH (UKM) DI JAWA TIMUR
>> PENGENDALIAN HAMA BELALANG KEMBARA (Locusta migratoria) DENGAN MENGGUNAKAN GELOMBANG ULTRASONIK DI KALIMANTAN BARAT
>> PERAN DANA KUKESRA DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN USAHA ANGGOTA KELOMPOK UPPKS DI DESA TAWANGSARI KECAMATAN TERAS KABUPATEN BOYOLALI
>> Analisis Karakteristik Individu dan Karakteristik Organisasi Terhadap Peingembangan Karir Pegawai (Studi Kasus pada Kanwil VII Direktorat Jenderal Bea dan Cukai)
>> PENGEMBANGAN MODEL DATABASE SEBAGAI PENENTUAN INSENTIF BERBASIS PRESTASI KERJA STAF ADMINISTRASI DI LINGKUNGAN REKTORAT ITS
>> PENGARUH MOTIVASI KERJA DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA PEKERJA SOSIAL PADA UNIT PELAKSANA TEKNIS DINAS SOSIAL PROPINSI JAWA TIMUR
>> KOMITMEN ORGANISASI POLITIK PADA PARTISIPASI PEREMPUAN DI TINGKAT JAWA TIMUR
>> BUDAYA KERJA, KEMAMPUAN DAN KOMITMEN PEGAWAI NEGERI SIPIL DI BIRO KEPEGAWAIAN SEKRETARIAT DAERAH PROVINSI JAWA TIMUR
>> FAKTOR - FAKTOR DETERMINAN YANG MEMPENGARUHI PEMBERDAYAAN EKONOMI KELUARGA PADA PROGRAM GERDU TASKIN DI KABUPATEN JOMBANG
>> PENGEMBANGAN MODEL PENDIDIKAN BERBASIS KOMPETENSI DI PONDOK PESANTREN SUNAN DRAJAT LAMONGAN
>> PENGARUH STRES KERJA TERHADAP MOTIVASI KERJA DAN KINERJA KARYAWAN PT. H.M. SAMPOERNA Tbk SURABAYA
>> DAMPAK PROGRAM YAYASAN DAMANDIRI TERHADAP PEMENUHAN PENDIDIKAN ANAK DI KOTA SURABAYA
(Analisis Pada Keluarga Binaan Dengan Skim Pundi Kencana)
  
 
 




Home | Profil | Kontak Kami | Buku Tamu
Redaksi Damandiri : redaksi@damandiri.or.id
Copyright © 2003 Damandiri.or.id
designed by Gemari Online
Streaming Radio DFM Jakarta

Gemari Online