PENGARUH PROGRAM BUSINESS DEVELOPMENT SERVICES (BDS) TERHADAP KINERJA PENGELOLA USAHA KECIL MENENGAH (UKM) DI JAWA TIMUR
Tanggal: 06 Oct 2005
Laporan: IMRON ROSYADI
 
Dalam upaya minimalisasi kelemahan-kelemahan UKMK, Departemen Koperasi Dan UKM, melakukan pembinaan terhadap UKMK diantaranya dengan Program Business Development Services (BDS). Program ini dilaksanakan dalam upaya meningkatkan kinerja UKM. Program Business Development Services (BDS) merupakan jasa layanan pengembangan usaha untuk meningkatkan kinerja perusahaan, akses pasar dan kemampuan bersaing, yang bersifat non finansial, bersifat dinamis dengan cakupan yang luas serta fokus pada kebutuhan UKMK.

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh Program Business Development Services (BDS) terhadap Kinerja Pengelola Usaha Kecil Menengah (UKM) di Jawa Timur dan untuk mengukur serta membuktikan faktor-faktor Program Business Development Services (BDS) yang dominan pengaruhnya terhadap Kinerja Pengelola Usaha Kecil Menengah (UKM) di Jawa Timur.

Oleh:
IMRON ROSYADI
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS AIRLANGGA
SURABAYA
2005

SAMPUL DEPAN
Sampul Dalam
Prasyarat Gelar
Persetujuan
Penetapan Panitia
Ucapan Terima Kasih
Ringkasan
Summary
Abstract
DAFTAR ISI
DAFTAR TABEL
DAFTAR GAMBAR
DAFTAR LAMPIRAN

BAB 1. PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah Penelitian
Perjalanan bangsa Indonesia dalam mencapai cita ideal berbangsa dan bernegara untuk “mensejahterakan rakyat” sebagai sebuah kontrak yang dirumuskan dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, telah dimanifestasikan dalam kebijakan-kebijakan yang berbeda dalam beberapa fase (orde), yaitu Orde Lama, Orde Baru dan Orde Reformasi.
1.2 Rumusan Masalah Penelitian
1.3 Tujuan Penelitian
1.4 Manfaat Penelitian

BAB 2. TINJAUAN PUSTAKA
2.1. Peneltian terdahulu
Penelitian yang memfokuskan pola hubungan atau pengaruh Program Business Development Services (BDS) terhadap kinerja di Jawa Timur relatif sulit ditemukan, apalagi yang dilakukan atas tinjauan akademis murni. BDS menjadi sebuah tawaran akternatif pemecahan permasalahan UKM, secara internasional baru digagas pada tahun 1995, dan baru pada tahun 2001 blue print konsep BDS resmi diterbitkan yang kemudian dilaksanakan juga di Indonesia. Beberapa penelitian terkait dengan permasalahan BDS di Jawa Timur adalah sebagai berikut :
2.1.1. Peneltian yang dilakukan oleh Swisscontact
2.1.2. Peneltian yang dilakukan oleh Ningky P
2.2. Pengembangan SDM Dalam Perspektif
2.2.1. Definisi Pengembangan SDM
2.2.2. PSDM Indonesia : Antara Cita Dan Realita
2.3. USAHA KECIL MENENGAH (UKM)
2.3.1.Usaha Kecil Menengah (UKM) : Perspektif –Terminologis
2.3.2.Prospek, Kekuatan Dan Kelemahan UKM
2.3.3. UKM di Jawa Timur
2.3.3.1. Profil UKM di Jawa Timur
2.3.3.2. Potensi UKM di Jawa Timur
2.3.3.3. Saran Pengembangan
2.4. Kinerja Pengelola UKM
2.4.1. Penilaian Kinerja
2.4.2. Tujuan Penilaian Kinerja
2.4.3. Kriteria Penilaian Kinerja
2.4.4. Aspek-Aspek Pengukuran Kinerja
2.4.5. Teknik-Teknik Penilaian Kinerja
2.5. Program Bussiness Development Services (BDS
2.5.1. Beberapa Definisi BDS
2.5.2. Jasa Yang Diberikan BDS
2.5.3. Motivasi
2.5.Program Bussiness Development Services (BDS) -dan Kinerja Pengelola UKM di Jawa Timur

BAB 3. KERANGKA KONSEPTUAL DAN HIPOTESIS PENELITIAN
3.1 Kerangka Konseptual Penelitian
Kinerja adalah hasil pelaksanaan suatu pekerjaan baik yang bersifat fisik (material) maupun nonfisik (non material) dengan indikator pencapaian hasil kerja dibandingkan dengan target yang telah ditentukan terkait dengan : permodalan, unit usaha, aspek produksi, pemasaran, omset, dan laba usaha
3.2 Hipotesis Penelitian

BAB 4. MATERI DAN METODE PENELITIAN
4.1 Rancangan Penelitian
Penelitian ini, sesuai dengan tujuan serta manfaat yang dihasilkan, adalah merupakan tipe penelitian penjelasan (eksplanatif research) dengan melakukan pengamatan (non eksperimen), karena menjelaskan hubungan kausal antara variabel-variabel melalui pengujian hipotesis tanpa memberikan perlakuan (Singarimbun, 1989:5).
4.2. Populasi, Sampel Dan Teknik Pengambilan Sampel
4.3. Variabel Penelitian
4.3.1. Klasifikasi Variabel Penelitian
4.3.2. Definisi Operasional Variabel
4.4. Instrumen Penelitian
4.4.1. Skala Pengukur
4.4.2. Validitas Instrumen
4.4.3. Relibilitas Instrumen
4.4.4. Fisibilitas Instrumen
4.5. Lokasi Dan Waktu Penelitian
4.6. Prosedur Pengumpulan Data
4.7. Cara Pengolahan Dan Analisis Data
4.7.1. Cara Pengolahan Data
4.7.2. Model Analisis Data
4.7.2.1. Multikolinieritas
4.7.2.2. Heteroskedastisitas
4.7.2.3. Normalitas
4.7.2.4. Autokorelasi
4.7.3. Pengujian Hipotesis
4.7.3.1. Uji F (Uji Secara Bersama-Sama)
4.7.3.2. Uji t (Uji Secara Parsial)

BAB 5. ANALISIS HASIL PENELITIAN
5.1. Gambaran Umum Usaha Kecil Menengah (UKM)
Program pengembangan UKM di Jawa Timur melalui program Business Development Services (BDS) dengan metode penguatan dalam bentuk sentra-sentra telah dimulai sejak tahun 2001 dan mengalami perkembangan yang sangat pesat. Pada tahun anggaran 2001 jumlah sentra PKM sebanyak 8 sentra, tahun anggaran 2002 sebanyak 41 sentra, dan tahun anggaran 2004 sebesar 50 sentra. Jumlah total sentra PKM sampai dengan tahun 2004 adalah sebanyak 99 sentra.
5.1.1. UKM dan BDS Di Jawa Timur
5.1.2. Perkembangan Jumlah UKM
5.1.3. Perkembangan Jumlah Tenaga Kerja UKM
5.1.4. Sumber Bahan Baku Produksi UKM
5.1.5. Pasar Sasaran Produk UKM
5.2. Deskripsi Responden
5.3. Deskripsi Variabel Penelitian
5.3.1. Variabel Bebas (Y)
5.3.2. Faktor Perencanaan (X1)
5.3.3. Faktor Pelaksanaan (X2)
5.3.4. Faktor Pengembangan (X3)
5.3.5. Faktor Motivasi (X4)
5.4. Pengujian Instrumen Penelitian
5.4.1. Uji Fisibilitas
5.4.2. Uji Validitas
5.4.1. Uji Reliabilitas
5.5. Uji Syarat Klasik
5.5.1. Uji Multikolinieritas
5.5.2. Uji Heteroskedastisitas
5.5.3. Uji Normalitas
5.5.4. Uji Autokorelasi
5.6. Hasil Uji Regresi Linier Berganda
5.6.1. Koefisien Korelasi Berganda
5.6.2. Koefisien Determinasi Berganda
5.6.3. Persamaan Regresi
5.7. Pengujian Hipotesis
5.7.1. Uji F (Uji Secara Bersama-Sama)
5.7.2. Uji t (Uji Secara Parsial)

BAB 6. PEMBAHASAN
6.1. Pengaruh Program Business Development Services (BDS) Terhadap Kinerja Pengelola Usaha Kecil Menengah (UKM)
Pengujian pengaruh Program Business Development Services (BDS) terhadap Kinerja Pengelola UKM di Jawa Timur menghasilkan nilai Fhitung sebesar 20,342 sedangkan nilai kritis Ftabel yang diperoleh dengan df1=3 dan df2=96 adalah sebesar 2,76. Dengan demikian dapat diketahui bahwa Fhitung > Ftabel. Ini berarti bahwa Program Business Development Services (BDS) yang terdiri dari Faktor perencanaan (X1), faktor pelaksanaan (X2), dan faktor pengembangan (X3), secara simultan mempunyai pengaruh signifikan terhadap kinerja pengelola UKM di Jawa Timur. Sehingga hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini terbukti kebenarannya.
6.2.Pengaruh Faktor Perencanan Terhadap Kinerja Pengelola Usaha Kecil Menengah (UKM)
6.3.Pengaruh Faktor Pelaksanaan Terhadap Kinerja Pengelola Usaha Kecil Menengah (UKM)
6.4. Pengaruh Faktor Pengembangan Terhadap Kinerja Pengelola Usaha Kecil Menengah (UKM)

BAB 7. SIMPULAN DAN SARAN
7.1 Simpulan
Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan pada bab-bab sebelumnya, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut :
1. Terdapat pengaruh yang signifikan antara Program Business Development Services (BDS) terhadap kinerja Pengelola UKM di Jawa Timur dengan koefisien korelasi sebesar 0,623 dengan p=0,000.
2. Variasi perubahan nilai kinerja pengelola UKM di Jawa Timur sebesar 38,90% dapat dijelaskan oleh Program BDS secara bersama-sama.
7.2 Saran

DAFTAR PUSTAKA
DAFTAR TABEL
Tabel 2.1.:Prosentase UKM Terhadap Perusahaan Nasional Tahun 2000–2003
Tabel 2.2.:Kontribusi UKM Pada Penyediaan Lapangan Pekerjaan Tahun 2000–2003
Tabel 2.3.:Kontribusi UKM Pada Eknomi Nasional PDRB dari UKM (PerHarga Tetap)Th.1997–2000
Tabel 5.1.:Jenis Layanan Yang Diberikan Oleh Lembaga BDS Di Jawa Timur
Tabel 5.2.:Sumber Permodalan UKM Di Jawa Timur Tahun 2002-2003
Tabel 5.3.:Jenis Teknologi Produksi UKM UKM Di Jawa Timur Tahun 2002-2003
Tabel 5.4.:Perkembangan Jumlah UKM UKM Di Jawa Timur Tahun 2002-2003
Tabel 5.5.:Perkembangan Jumlah Tenaga Kerja UKM UKM Di Jawa Timur Tahun 2002-2003
Tabel 5.6.:Sumber Bahan Baku Produksi UKM UKM Di Jawa Timur Tahun 2002-2003
Tabel 5.7.:Pasar Sasaran Produksi UKM UKM Di Jawa Timur Tahun 2002-2003
Tabel 5.8.:Jumlah Responden Berdasarkan Jenis Kelamin
Tabel 5.9.:Jumlah Responden Berdasarkan Tingkat Pendidikan
Tabel 5.10.:Tanggapan Responden Terhadap Variabel Bebas (Y)
Tabel 5.11.:Tanggapan Responden Terhadap Faktor Perencanaan (X1)
Tabel 5.12.:Tanggapan Responden Terhadap Faktor Pelaksanaan (X2)
Tabel 5.13.:Tanggapan Responden Terhadap Faktor Pengembanagan (X3)
Tabel 5.14.:Tanggapan Responden Terhadap Faktor Motivasi (X4)
Tabel 5.15.:Hasil Uji Multikolinieritas
Tabel 5.16.:Hasil Uji Multikolinieritas Tahap Kedua
Tabel 5.17.:Korelasi Matrik Antar Variabel
Tabel 5.18.:Hasil Uji Regresi Linier Berganda

DAFTAR GAMBAR
Gambar 3.1. Bagan Kerangka Konseptual Penelitian

DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran 1 : Kuesioner Penelitian Sebelum uji Validitas, Reliabilitas dan Fisibilitas
Lampiran 2.: Kuesioner Penelitian setelah uji Validitas, Reliabilitas dan Fisibilitas
Lampiran 3a.: Hasil Uji Validitas Instrumen
Lampiran 3b.: Hasil Uji Validitas Instrumen
Lampiran 4.: Hasil Uji Reliabilitas Instrumen
Lampiran 5.: Tabel Data Rata-Rata Jawaban Responden Terhadap Variabel-Variabel Penelitian
Lampiran 6.: Tabel Frekuensi Variabel-Variabel Penelitian
Lampiran 7.: Hasil Uji Multikolinieritas
Lampiran 8.: Hasil Uji Heteroskedastisitas
Lampiran 9.: Hasil Uji Normalitas
Lampiran 10.: Hasil Uji Autokorelasi
Lampiran 11.: Hasil Regresi Linier Berganda
Lampiran 12.: Organisasi Kerja Penelitian
 
 
   
 
>> PENGENDALIAN HAMA BELALANG KEMBARA (Locusta migratoria) DENGAN MENGGUNAKAN GELOMBANG ULTRASONIK DI KALIMANTAN BARAT
>> PERAN DANA KUKESRA DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN USAHA ANGGOTA KELOMPOK UPPKS DI DESA TAWANGSARI KECAMATAN TERAS KABUPATEN BOYOLALI
>> Analisis Karakteristik Individu dan Karakteristik Organisasi Terhadap Peingembangan Karir Pegawai (Studi Kasus pada Kanwil VII Direktorat Jenderal Bea dan Cukai)
>> PENGEMBANGAN MODEL DATABASE SEBAGAI PENENTUAN INSENTIF BERBASIS PRESTASI KERJA STAF ADMINISTRASI DI LINGKUNGAN REKTORAT ITS
>> PENGARUH MOTIVASI KERJA DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA PEKERJA SOSIAL PADA UNIT PELAKSANA TEKNIS DINAS SOSIAL PROPINSI JAWA TIMUR
>> KOMITMEN ORGANISASI POLITIK PADA PARTISIPASI PEREMPUAN DI TINGKAT JAWA TIMUR
>> BUDAYA KERJA, KEMAMPUAN DAN KOMITMEN PEGAWAI NEGERI SIPIL DI BIRO KEPEGAWAIAN SEKRETARIAT DAERAH PROVINSI JAWA TIMUR
>> FAKTOR - FAKTOR DETERMINAN YANG MEMPENGARUHI PEMBERDAYAAN EKONOMI KELUARGA PADA PROGRAM GERDU TASKIN DI KABUPATEN JOMBANG
>> PENGEMBANGAN MODEL PENDIDIKAN BERBASIS KOMPETENSI DI PONDOK PESANTREN SUNAN DRAJAT LAMONGAN
>> PENGARUH STRES KERJA TERHADAP MOTIVASI KERJA DAN KINERJA KARYAWAN PT. H.M. SAMPOERNA Tbk SURABAYA
>> DAMPAK PROGRAM YAYASAN DAMANDIRI TERHADAP PEMENUHAN PENDIDIKAN ANAK DI KOTA SURABAYA
(Analisis Pada Keluarga Binaan Dengan Skim Pundi Kencana)
>> FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA KEPALA DESA DALAM PELAKSANAAN TUGAS PEMERINTAHAN DESA DI KABUPATEN KATINGAN PROPINSI KALIMANTAN TENGAH
>> HUBUNGAN KONTROL DIRI DAN PERSEPSI REMAJA TERHADAP PENERAPAN DISIPLIN ORANG TUA DENGAN PROKRASTINASI AKADEMIK
>> STRATEGI PENGEMBANGAN "DANGKE" SEBAGAI PRODUK UNGGULAN LOKAL DI KABUPATEN ENREKANG SULAWESI SELATAN
>> PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KENTANG (Solanum tuberosum L.) YANG DIBERI PUPUK ORGANIK DIFERMENTASI, Azospirillum sp., DAN PUPUK NITROGEN DI PANGALENGAN DAN CISARUA
  
 
 




Home | Profil | Kontak Kami | Buku Tamu
Redaksi Damandiri : redaksi@damandiri.or.id
Copyright © 2003 Damandiri.or.id
designed by Gemari Online
Streaming Radio DFM Jakarta

Gemari Online