ANALISIS TEKNOLOGI PENGOLAHAN SAMPAH DENGAN PROSES HIRARKI ANALITIK DAN METODA VALUASI KONTINGENSI (Studi Kasus Di Jakarta Timur)
Tanggal: 20 Apr 2005
Laporan: INDRA PERMANA AMURWARAHARJA
 
This study integrate Analytic Hierarchy Process (AHP) and Contingent Valuation Method (CVM) as a logical framework to accommodate all stakeholders’s outlook in term of analyzing municipal solid waste processing technology in East Jakarta. The AHP was used to decided what exactly suitable technology for municipal solid waste processing, while the CVM considered most society point of view on refuse tax, that indicated a willingness to pay for environment cleanness improvement.

Oleh:
INDRA PERMANA AMURWARAHARJA
ILMU PENGELOLAAN SUMBERDAYA ALAM DAN LINGKUNGAN
PROGRAM PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
2003

COVER
PRAKATA
ABSTRAK
DAFTAR ISI
DAFTAR TABEL
DAFTAR GAMBAR
DAFTAR LAMPIRAN

I PENDAHULUAN
Latar Belakang
Data laporan Neraca Kualitas Lingkungan Hidup Daerah Provinsi DKI Jakarta yang dikeluarkan Biro Bina Lingkungan Hidup Pemerintah Provinsi DKI Jakarta (1995 – 1998) menunjukkan bahwa beban sampah kota di wilayah Jakarta Timur dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan. Data Suku Dinas Kebersihan Jakarta Timur (2002) menunjukkan bahwa pada tahun 2002 produksi sampah harian di Jakarta Timur sebesar 5.442 m3/hari, sedangkan volume timbulan sampah di seluruh TPS Jakarta Timur sebesar 5.325 m3/hari. Dari sini terlihat bahwa di wilayah Jakarta Timur masih terdapat sampah yang tidak terangkut ke TPS sebesar 117 m3/hari, yang mungkin saja menumpuk di berbagai wilayah Jakarta Timur. Sampah yang terkumpul di TPS juga tidak dapat terangkut seluruhnya, melainkan baru sebanyak 4.964 m3/hari. Dengan demikian masih terdapat sisa sampah yang tertunda pengangkutannya di TPS sebesar 361 m3/hari.

Perumusan Masalah
Tujuan Penelitian
Kerangka Pemikiran
Hipotesis Penelitian.
Manfaat Penelitian
Ruang Lingkup Penelitian.

II TINJAUAN PUSTAKA
1.Studi Empiris Terdahulu
Studi/penelitian tentang sampah telah banyak dilakukan orang dengan fokus kajian pengelolaan sampah, analisis keragaan ekonomi dan kelembagaan pengelola sampah, pencemaran yang diakibatkan sampah, dan lain-lain. Seperti penelitian yang dilakukan Mandailing et al. (2001) tentang partisipasi pedagang dalam program kebersihan dan pengelolaan sampah pasar yang mengambil studi kasus di Kota Bogor. Untuk mencapai tujuan penelitiannya, peneliti melakukan survai terhadap 90 responden (pedagang) dengan variabel yang diperhatikan adalah karakteristik pedagang dan faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat partisipasi pedagang dalam pengelolaan sampah pasar.

Sampah.
Pengolahan Sampah
A. Pengomposan (Composting)
B. Incenerator (Pembakar Sampah)
C. Tempat Pembuangan Akhir Sampah = TPA (Landfill)
Proses Hirarki Analitik
Metoda Valuasi Kontingensi

A.Tahap-tahap Studi CVM

B. Kelemahan CVM
a. Bias Strategi
b. Bias Rancangan (Design Bias)
c. Bias "Mental Account" (Bias yang berhubungan dengan kondisi kejiwaan
responden)
d. Kesalahan Pasar Hipotetis (Hypothetical Market Error)

C. Kelebihan CVM

III METODA PENELITIAN
1.Metoda pendekatan
Metoda pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini sebagai berikut :
Identifikasi masalah bidang kebersihan melalui pengumpulan data primer dan sekunder yang relevan dengan penelitian;
Melakukan penggalian pendapat kalangan pemerintah, pakar persampahan, serta orang yang dianggap faham tentang teknologi pengolahan sampah melalui teknik wawancara dan mengisi kuisioner AHP.
Melakukan penggalian pendapat masyarakat kota Jakarta Timur mengenai: (a) persepsinya terhadap kebersihan lingkungan; (b) besarnya uang yang bersedia dibayarkan untuk mendukung kegiatan pengolahan sampah yang dikonsolidasikan Suku Dinas Kebersihan Jakarta Timur; dan (c) karakteristik sosial demografi. Penggalian pendapat dilakukan dengan teknik wawancara dan penyebaran kuisioner. Target responden adalah masyarakat kota Jakarta Timur yang dikelompokkan kedalam masyarakat perumahan tertata, masyarakat perumahan tidak tertata, masyarakat pedagang kawasan pertokoan, dan masyarakat pedagang kawasan pasar tradisional.

Waktu dan Lokasi Penelitian.
Metoda Pengumpulan Data
A. Data Primer
B. Data Sekunder
Analisis Data

IV KEADAAN UMUM DAERAH PENELITIAN
Lokasi penelitian seluruhnya termasuk dalam wilayah Jakarta Timur yang merupakan wilayah paling Timur dari Provinsi DKI Jakarta. Temperatur rata-rata sepanjang tahun wilayah tersebut mencapai 270C dengan kelembaban relatif antara 80% hingga 90%. Kondisi Topografi wilayah pada umumnya relatif datar dengan ketinggian rata-rata mencapai 50 meter dari permukaan laut (dpl). Sedangkan batas-batas geografis sebagai berikut :
Sebelah Utara berbatasan dengan Jakarta Pusat dan Jakarta Utara
Sebelah Timur berbatasan dengan Kabupaten Bekasi, Jawa Barat
Sebelah Selatan berbatasan dengan Kabupaten Bogor, Jawa Barat
Sebelah Barat berbatasan dengan Jakarta Selatan

V ANALISIS HASIL STUDI AHP
1.Landasan Aspek dan Kriteria yang Menjadi Bahan Pertimbangan Penentuan Teknologi Pengolahan Sampah di Jakarta Timur
Analisis pendapat gabungan para responden menunjukkan bahwa aspek lingkungan (nilai bobot 0,440) merupakan aspek paling penting yang perlu diperhatikan dalam menentukan teknologi pengolahan sampah di Jakarta Timur. Aspek berikutnya yang perlu diperhatikan adalah aspek sosial (nilai bobot 0,243); aspek teknis (nilai bobot 0,169), dan aspek ekonomi (nilai bobot 0,148). Setiap aspek yang dipertimbangkan dalam menentukan teknologi pengolahan sampah di Jakarta Timur beserta nilai bobotnya disajikan pada Gambar 5.

Teknologi Pengolahan Sampah di Jakarta Timur
Penentuan Skala Prioritas Teknologi Pengolahan Sampah yang Sebaiknya Diterapkan di Jakarta Timur Berdasarkan Setiap Aspek dan Kriteria

A. Penentuan Skala Prioritas antara Incenerator dan Pengomposan
B. Penentuan Skala Prioritas antara Pengomposan dan Sanitary Landfill
C. Penentuan Skala Prioritas antara Incenerator dan Sanitary Landfill
D. Penentuan Skala Prioritas antara Incenerator dan Pengomposan Berdasarkan
Kriteria dalam Aspek Lingkungan
E. Penentuan Skala Prioritas antara Incenerator dan Sanitary Landfill Berdasarkan
Kriteria dalam Aspek Lingkungan.
F. Penentuan Skala Prioritas antara Pengomposan dan Sanitary Landfill Berdasarkan
Kriteria dalam Aspek Lingkungan.
G. Penentuan Skala Prioritas antara Incenerator dan Pengomposan Berdasarkan
Kriteria dalam Aspek Sosial.
H. Penentuan Skala Prioritas antara Incenerator dan Sanitary Landfill Berdasarkan
Kriteria dalam Aspek Sosial.
I. Penentuan Skala Prioritas antara Pengomposan dan Sanitary Landfill Berdasarkan
Kriteria dalam Aspek Sosial
J. Penentuan Skala Prioritas antara Incenerator dan Pengomposan Berdasarkan
Kriteria dalam Aspek Teknis
K. Penentuan Skala Prioritas antara Incenerator dan Sanitary Landfill Berdasarkan
Kriteria dalam Aspek Teknis
L. Penentuan Skala Prioritas antara Pengomposan dan Sanitary Landfill Berdasarkan
Kriteria dalam Aspek Teknis
M.Penentuan Skala Prioritas antara Incenerator dan Pengomposan Berdasarkan
Kriteria dalam Aspek Ekonomi
N. Penentuan Skala Prioritas antara Incenerator dan Sanitary Landfill Berdasarkan
Kriteria dalam Aspek Ekonomi
O. Penentuan Skala Prioritas antara Pengomposan dan Sanitary Landfill Berdasarkan
Kriteria dalam Aspek Ekonomi.

Analisis Sensitivitas Hasil Studi AHP
A. Sensitivitas Skala Prioritas Teknologi Terhadap Peningkatan Preferensi Aspek
Lingkungan
B. Sensitivitas Skala Prioritas Teknologi Terhadap Peningkatan Preferensi Aspek
Sosial
C. Sensitivitas Skala Prioritas Teknologi Terhadap Peningkatan Preferensi Aspek
Teknis
D.Sensitivitas Skala Prioritas Teknologi Terhadap Peningkatan Preferensi Aspek
Ekonomi

VI ANALISIS HASIL STUDI CVM
1. Karakteristik Rumah Tangga Jakarta Timur Dalam Masalah Sampah
Hasil studi CVM menunjukkan bahwa dari 200 responden rumah tangga, 75% diantaranya membayar retribusi kebersihan dan 25% lainnya tidak membayar retribusi. Secara implisit terlihat bahwa alasan membayar retribusi karena rumah tangga mendapat pelayanan kebersihan. Hal ini tercermin dari jawaban responden ketika menjawab pertanyaan tentang cara mereka membuang sampah sehari-hari.
2. Karakteristik Pedagang Jakarta Timur Dalam Masalah Sampah.

VII ANALISIS KETERKAITAN HASIL STUDI AHP DENGAN CVM
Studi AHP menghasilkan prioritas utama teknologi pengomposan dan incenerator untuk diterapkan dalam pengolahan sampah di Jakarta Timur. Teknologi pengomposan akan efisien digunakan jika terdapat kegiatan pemisahan sampah organik dan anorganik dari sumber penghasil sampah. Jika tidak, proses pengomposan akan menjadi mahal karena adanya komponen biaya pemisahan bahan baku kompos. Disamping itu tidak efisien pula dari segi waktu karena adanya kegiatan pemisahan sampah berarti menambah waktu proses. Untuk itu, jika akan mengembangkan teknologi pengomposan dalam kegiatan pengolahan sampah, perlu diperhatikan kebiasaan masyarakat dalam membuang sampahnya. Masyarakat dituntut partisipasinya dalam bentuk kesediaannya melakukan pembuangan sampah secara terpisah antara sampah organik dan anorganik.

VIII KESIMPULAN DAN SARAN
1.Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan hal-hal sebagai berikut :
Teknologi yang merupakan prioritas utama untuk kegiatan pengolahan sampah di Jakarta Timur adalah pengomposan dan incenerator;
Skala prioritas teknologi terpilih tidak sensitif terhadap peningkatan preferensi aspek lingkungan, sosial, teknis, dan ekonomi.
Nilai WTP perumahan tertata di Jakarta Timur adalah Rp 6.400,00 (enam ribu empat ratus rupiah) per bulan per kk, sedangkan nilai WTP perumahan tidak tertata adalah Rp 4.150,00 (empat ribu seratus lima puluh rupiah) per bulan per kk. Nilai WTP perumahan tertata lebih tinggi dibandingkan dengan nilai WTP perumahan tidak tertata.;

2. Saran.

DAFTAR PUSTAKA

LAMPIRAN
Lampiran 1
Lampiran 2
Lampiran 3
Lampiran 4
Lampiran 5
Lampiran 6
Lampiran 7
Lampiran 8
 
 
   
 
>> ANALISIS SOSIAL-EKONOMI RUMAHTANGGA INDUSTRI PRODUK JADI ROTAN DI KOTA PEKANBARU
>> PENGEMBANGAN MODEL PELATIHAN BIMBINGAN IBADAH HAJI DI KABUPATEN GRESIK
>> HUBUNGAN KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DAN SIKAP GURU TERHADAP PEKERJAAN DENGAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU MATEMATIKA SMP NEGERI DI KABUPATEN PANDEGLANG
>> MODEL PENGEMBANGAN POLA KARIR PEGAWAI DI PT. TELKOM DIVRE V JAWA TIMUR
>> HUBUNGAN ANTARA KEMAMPUAN BERBAHASA INGGRIS DENGAN KINERJA KARYAWAN PT. ELANG EXPRESS SURABAYA
>> PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN DAN PENGARUHNYA TERHADAP KEBERADAAN SITU (STUDI KASUS KOTA DEPOK)
>> MENGEMBANGKAN MANUSIA PARIWISATA DENGAN METODE ANALISIS SITUASIONAL SEBAGAI MODEL KOMPETENSI SDM DI DISPARINKOM KABUPATEN GRESIK
>> "DAMPAK KEBIJAKAN PENDIDIKAN TERHADAP AKSESIBILITAS MASYARAKAT DALAM MEMPEROLEH KESEMPATAN PEMERATAAN PENDIDIKAN TINGGI"
>> ANALISIS TIPE STRATEGI INDUSTRI KECIL DAN MENENGAH DI KAWASAN SARBAGITA, BALI
>> ANALISIS PERMINTAAN ANAK PADA WANITA PASANGAN USIA MUDA DI KOTA MAKASSAR
>> KAJIAN TUMBUH KEMBANG KARKAS DAN KOMPONENNYA SERTA PENAMPILAN DOMBA SUNGEI PUTIH DAN LOKAL SUMATERA YANG MENGGUNAKAN PAKAN LIMBAH KELAPA SAWIT
>> IMPLEMENTASI MODEL BELAJAR KONSTRUKTIVIS DALAM PEMBELAJARAN FISIKA UNTUK MENGUBAH MISKONSEPSI DITINJAU DARI PENALARAN FORMAL SISWA
>> OPTIMASI UPAYA PENANGKAPAN UDANG DI PERAIRAN DELTA MAHAKAM DAN SEKITARNYA
>> "ANALISIS KOMPARASI TEKNOLOGI BUBU DASAR DALAM RANGKA PENINGKATAN PENDAPATAN NELAYAN DI KLUNGKUNG BALI"
>> KAJIAN PERTUMBUHAN DAN DISTRIBUSI DAGING SERTA ESTIMASI PRODUKTIVITAS KARKAS SAPI HASIL PENGGEMUKAN
  
 
 


DRadio 103.4 FM Online

Home | Profil | Kontak Kami | Buku Tamu
Redaksi Damandiri : redaksi@damandiri.or.id
Copyright © 2003 Damandiri.or.id
designed by Gemari Online
Streaming Radio DFM Jakarta

Gemari Online